Bagi anda yang menjadi penikmat kopi, kira-kita tahu tidak jenis kopi yang sedang anda nikmati? Pasti sebagian ada yang menjawab tidak kan. Rasanya tidak afdol sekali ya kalau anda seorang penikmat kopi sejati, tetapi tidak mengetahui jenis kopi yang sedang anda minum.
Walaupun semua kopi terlihat sama hitamnya dan pahitnya ya ketika disajikan, tetapi sebenarnya berbeda-beda jenis kopinya. Namun, walaupun jenisnya berbeda tidak mengurangi aroma dan kenikmatan rasa kopi itu kan?
Di Indonesia sendiri mengenal dengan baik jenis kopi Arabica dan Robusta yang menjadi penguasa pasar kopi sedunia. Selain itu, terdapat juga jenis kopi lain yang diterima sangat baik dipasaran. Kira-kira apa saja ya jenis kopinya, untuk lebih jelasnya simak saja ulasan berikut.
Jenis – jenis Kopi
1. Kopi Arabica
Mungkin kopi satu ini berasal dari arab ya karena terdapat konsep nama arab yang termuat dalam kata Arabica. Namun, sebenarnya kopi jenis ini asli berasal dari benua Afrika yang ditemukan pertama kali sebelum jenis-jenis kopi yang lainnya.
Kopi Arabica dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 700-1800 meter dpl dengan kisaran suhu 16-20 derajat celcius. Dan pohonnya juga dapat tumbuh mencapai ketinggian 4 meter. Selain itu, kopi jenis ini hanya berbuah sekali dalam setahun.
Sementara itu, kopi Arabica juga memiliki ciri khas yaitu kandungan kafein didalamnya lebih rendah dibandingkan dengan jenis kopi lainnya. Untuk urusan rasa pun sedikit asam menurut sebagian penikmat kopi.
2. Kopi Liberica
Salah satu kopi yang menguasai pasar dunia adalah kopi Liberika yang berasal dari hutan Liberia dan Pantai Gading. Dengan ciri khas ukuran pohonnya yang dapat mencapai ketinggian 9 meter. Selain itu, juga memiliki daya tahan yang tinggi terhadap berbagai serangan penyakit pohon kopi.
Kopi liberica dapat memproduksi buah sepanjang tahun dan dapat tumbuh dengan subur jika di tanam pada daerah dataran rendah. Dataran rendah yang dimaksud adalah dataran yang memiliki suhu yang tinggi dan keadaan air yang berlimpah.
3. Kopi Ekselsa
Baru ditemukan pada sekitar tahun 1904 yang mempunyai daya tahan yang tinggi terhadap berbagai penyakit kopi yang menjangkit. Cocok sekali bila ditanam pada daerah dataran rendah yang memiliki kelembaban tinggi. Selain itu, memiliki ciri khas pada cabang primer yang awet dan batang yang tua masih bisa berbunga.
Sementara ciri khas yang lainnya adalah kondisi buah dan biji yang baik akan mencitakan aroma kopi yang nikmat bila dirasakan. Jika jenis kopi ini dibiarkan tumbuh selama jangka waktu yang lama akan tumbuh menjadi pohon yang sangat besar.
4. Kopi Robusta
Coffea canephora atau yang biasa dikenal dengan nama kopi Robusta berasal dari Benua Afrika khususnya pada negara Kongo yang ditemukan pada tahun 1870. Kopi jenis ini dapat tumbuh subur di dataran rendah maupun dataran tinggi dengan kisaran ketinggian dari 200 meter dpl sampai dengan 2000 meter dpl.
Kopi Robusta dikenal sebagai salah satu tanaman kopi yang memiliki ketahanan yang lebih lama terhadap penyakit dan buah kopi yang tidak cepat jatuh ke tanah. Selain itu, pohonnya dapat tumbuh tinggi hingga mencapai 10 meter.
Aroma kopi Robusta pun sangat khas sekali yaitu seperti aroma coklat yang rasanya dapat kentara sekali ketika disajikan dengan air yang mendidih. Bahkan, sering pula dikombinasikan menggunakan jenis kopi Arabica agar bisa menghasilkan aroma kopi yang kuat dan rasa lebih bervariasi.
- Home
- Informasi Kopi
- 5 Jenis - Jenis Kopi yang Beredar di Pasar Indonesia
5 Jenis - Jenis Kopi yang Beredar di Pasar Indonesia
Related Posts
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

Comments