Cara dan Tips Pembibitan Tanaman Kopi Untuk Pemula

Kopi merupakan salah satu jenis tanaman yang berkembang biak secara generatif atau yang biasa disebut dengan menggunakan biji. Maka dari itu kualitas dari biji kopi sangat berperan penting dalam kesuksesan budidaya tanaman kopi yang sedang anda geluti.

Untuk menghasilkan pembibitan tanaman kopi yang baik maka anda membutuhkan biji kopi dengan kualitas yang terbaik. Ini berguna agar karakteristik dan sifat yang dimilikinya bisa menurun pada tanaman kopi yang akan anda budidayakan.

Pembibitan tanaman kopi dari biji

Bagi anda yang ingin menanam tanaman kopi anda bisa menggunakan bibit yang berasal dari biji kopi langsung. Karena anda akan diuntungkan dengan prosesnya yang sangat mudah untuk diaplikasikan, kemudian juga tidak terlalu rumit serta mudah dalam pendistribusian. Selain itu, memiliki akar yang sangat kokoh.

Nah, bagi anda yang tertarik menggunakan biji kopi sebagai media utama untuk menghasilkan tanaman kopi yang berkualitas. Anda bisa menyimak tips berikut ini.

1. Memilih kopi Indukan

Biji kopi yang berkualitas baik tentunya akan menghasilkan tanaman kopi yang terbaik pula. Karena ini merupakan ciri alami dari tanaman yang berkembang biak dengan generatif. Dimana mambawa sifat asli dari tanaman indukannya.

Oleh karena itu, sebaiknya pilihlah tanaman kopi induk dengan ciri – ciri yang sehat, baik, dan tidak mudah terserang oleh hama atau penyakit kopi. Anda bisa mengetahuinya dari buah-buah kopi yang sudah matang yang biasanya berwarna merah. Setelah terpilih, saringlah buah kopi yang terlihat mulus dan sehat.

2. Menyeleksi kopi

Dalam budidaya tanaman kopi yang berkualitas akan terlihat dari tanamannya yang tumbuh dengan serempak. Hal ini agar nanti ketika masanya berbuah tanaman kopi yang anda budidayakan juga serempak dalam berbuah dan serempak dalam memanennya pula.

Tentunya untuk mewujudkan hal tersebut anda perlu untuk menyeleksi biji-biji kopi yang mempunyai ukuran sama dan berat yang sama pula. Untuk mendapatkan ukuran berat yang sama anda bisa menyortirnya dengan cara merendam buah kopi tersebut di dalam air dan mengambil buah kopi yang tenggelam.

3. Memisahkan biji kopi

Selanjutnya hal yang perlu anda lakukan adalah memisahkan biji kopi dari kulitnya dengan cara memasukannya ke dalam karung lalu injak-injaklah. Kemudian, lapisan lendir yang masih melapisi biji kopi bisa anda menghilangkannya menggunakan abu.

Setelah itu, cuci dengan bersih dan angin-anginkan selama satu sampai dua hari. Agar biji kopi tahan terhadap jamur anda bisa merendamnya dengan fungisida selama lima menit.

4. Mengecambahkan biji kopi

Anda perlu menyiapkan tempat mengecambahkan yang teduh kemudian membuat bedengan dengan ukuran lebarnya 1 meter. Setelah itu, taburkanlah pasir ayak dengan merata ke lahan pembibitan. Anda bisa juga menambahkan fungisida agar mencegah jamur tumbuh.
Selanjutnya, tanamlah biji kopi dalam bedengan dengan lubang secukupnya dan jarak 3x5 cm. Jangan lupa, untuk memposisikan punggung biji kopi ke atas. Ini berguna agar tunas dapat dengan mudah keluar. Kemudian, tutuplah dengan jerami untuk menjaga kelembaban.

5.  Merawat biji kopi

Anda bisa melakukan perawatan pada biji-biji kopi dengan menyiramnya secara rutin dalam waktu dua kali sehari. Untuk pemindahannya dapat anda lakukan ketika biji kopi dalam fase kepelan (munculnya 2 helai daun)

6. Memindahkan bibit kopi

Anda bisa menggunakan polybag yang berisikan tanah humus, pupuk kompos, dan pasir ayak dengan 1:2:1. Ketika mengambil dari bedengan sebaiknya anda lakukan dengan mencungkil lapisan tanahnya lalu letakkan dalam polybag tadi. Bila anda menemukan kejanggalan seperti batang dan akar yang tidak lurus, maka buang saja karena akan tumbuh kerdil nantinya.


Comments